@2025 Official Blog of Grab Joob
Satu Menit Baca

Di dunia kerja, profesi yang berhubungan dengan keuangan sangatlah beragam. Dua posisi yang sering dianggap sama padahal memiliki perbedaan adalah accounting officer dan akuntan. Meski keduanya sama-sama bergerak di bidang akuntansi, tugas, ruang lingkup, dan tanggung jawab mereka tidak sepenuhnya identik.

Banyak orang masih bingung membedakan kedua profesi ini, terutama fresh graduate yang baru masuk dunia kerja. Oleh karena itu, penting untuk memahami perbedaan antara accounting officer dengan akuntan agar bisa memilih jalur karier yang sesuai. Berikut adalah lima perbedaan utama antara keduanya.

1. Fokus Pekerjaan

Accounting officer biasanya memiliki fokus pada pencatatan transaksi, pengelolaan dokumen keuangan, serta memastikan arus kas perusahaan berjalan lancar. Posisi ini lebih dekat dengan kegiatan administratif dan operasional keuangan sehari-hari.

Sedangkan seorang akuntan fokusnya lebih luas dan analitis. Mereka tidak hanya mencatat transaksi, tetapi juga menyusun laporan keuangan, menganalisis data, serta memberikan masukan strategis kepada manajemen terkait kondisi finansial perusahaan.

2. Lingkup Tanggung Jawab

Seorang accounting officer bertanggung jawab memastikan setiap transaksi perusahaan tercatat dengan benar, mulai dari pemasukan, pengeluaran, hingga rekonsiliasi bank. Tugasnya lebih detail pada hal-hal teknis yang mendukung kelancaran akuntansi harian.

Sementara itu, akuntan memiliki tanggung jawab yang lebih besar. Mereka menyusun laporan tahunan, melakukan audit internal, hingga memastikan laporan keuangan sesuai dengan standar akuntansi yang berlaku (seperti PSAK atau IFRS). Dengan kata lain, akuntan berperan memastikan laporan keuangan bisa dipertanggungjawabkan di mata hukum dan stakeholder.

3. Posisi dalam Struktur Organisasi

Dalam struktur organisasi perusahaan, accounting officer biasanya menempati posisi staf atau officer di bawah supervisi manajer keuangan atau kepala akuntansi. Posisi ini bisa menjadi pintu masuk awal bagi mereka yang ingin meniti karier di bidang akuntansi.

Berbeda dengan itu, akuntan umumnya berada pada level yang lebih tinggi. Akuntan bisa menjadi supervisor, manajer, bahkan auditor eksternal. Mereka sering berhubungan langsung dengan direksi atau pemegang saham dalam memberikan analisis dan rekomendasi terkait kondisi finansial perusahaan.

4. Kualifikasi Pendidikan dan Sertifikasi

Untuk menjadi accounting officer, biasanya perusahaan mensyaratkan lulusan S1 jurusan akuntansi atau manajemen keuangan. Pada tahap awal, pengalaman kerja yang banyak belum menjadi syarat mutlak karena accounting officer sering diperuntukkan bagi entry-level position.

Sedangkan untuk menjadi akuntan, selain pendidikan formal, biasanya dibutuhkan sertifikasi khusus. Di Indonesia, misalnya, ada sertifikasi Chartered Accountant (CA) yang dikeluarkan oleh Ikatan Akuntan Indonesia (IAI). Sertifikasi ini membuktikan kompetensi seorang akuntan dalam menjalankan profesinya sesuai standar yang berlaku.

5. Orientasi Karier

Menjadi accounting officer sering kali menjadi langkah awal sebelum seseorang naik jenjang karier ke posisi yang lebih tinggi. Dengan pengalaman yang cukup, seorang accounting officer bisa berkembang menjadi senior accounting, accounting supervisor, atau bahkan akuntan profesional.

Sedangkan karir seorang akuntan lebih berorientasi pada spesialisasi dan keahlian mendalam di bidang akuntansi. Mereka bisa menjadi auditor, konsultan pajak, hingga chief financial officer (CFO). Dengan kata lain, jalur karir akuntan lebih menantang dan menawarkan tanggung jawab yang lebih besar.

Contoh Deskripsi Pekerjaan Accounting Officer

Bagi Anda yang sedang mencari lowongan kerja dengan posisi accounting officer, berikut contoh deskripsi pekerjaan yang biasanya ditulis dalam sebuah rekrutmen pekerjaan.

Deskripsi Pekerjaan Accounting Officer:

  • Melakukan pencatatan transaksi harian perusahaan secara akurat.
  • Menyusun laporan keuangan bulanan untuk kebutuhan internal.
  • Melakukan rekonsiliasi bank dan memastikan keseimbangan kas.
  • Memverifikasi kelengkapan dokumen transaksi sebelum proses pembayaran.
  • Membantu persiapan laporan pajak perusahaan.
  • Berkoordinasi dengan tim finance dan akuntansi untuk mendukung kelancaran operasional.

Kualifikasi Umum:

  • Pendidikan minimal S1 Akuntansi/Manajemen Keuangan.
  • Mampu mengoperasikan software akuntansi seperti Accurate, SAP, atau MYOB.
  • Memiliki kemampuan analisis dan perhatian terhadap detail.
  • Fresh graduate dipersilakan melamar (pengalaman menjadi nilai tambah).

Dengan adanya contoh deskripsi pekerjaan ini, pembaca bisa mendapatkan gambaran jelas mengenai apa saja yang dikerjakan oleh seorang accounting officer sehari-hari.

Akhir Kata

Meski sering dianggap sama, accounting officer dan akuntan memiliki perbedaan signifikan dalam fokus pekerjaan, lingkup tanggung jawab, posisi dalam organisasi, kualifikasi, hingga orientasi karir. Accounting officer lebih berperan dalam pencatatan dan operasional keuangan harian, sedangkan akuntan memiliki fungsi analitis, strategis, dan legal.

Posisi accounting officer ini sangat cocok bagi kamu yang baru lulus kuliah jurusan akuntansi dan sedang mencari pekerjaan karena tanggung jawabnya masih terbilang ringan jika dibandingkan dengan akuntan pada umumnya.

Namun jika kamu adalah seorang individu yang memang sudah berpengalaman di dunia akuntansi dan suka tantangan, menjadi seorang akuntan adalah jawabannya.