Profesi beautician semakin diminati, terutama karena industri kecantikan terus berkembang pesat. Mulai dari salon, klinik kecantikan, spa, hingga beauty studio kini semakin banyak bermunculan dan membuka peluang karir yang cukup menjanjikan.
Di luar sana banyak orang yang mengira pekerjaan beautician hanya sebatas merias wajah atau melakukan treatment kecantikan. Padahal, kalau diteliti lebih dalam lagi profesi ini punya banyak peluang penghasilan yang cukup besar, apalagi jika sudah memiliki pengalaman, skill yang bagus, dan pelanggan tetap.
Menariknya, pendapatan beautician juga ternyata tidak hanya berasal dari gaji bulanan saja. Ada banyak sumber penghasilan lain yang bisa membuat income seorang beautician semakin meningkat tergantung usahanya masing-masing.
Berikut adalah penghasilan beautician dan apa saja tunjangan yang biasanya didapatkan berdasarkan hasil riset di internet.
1. Gaji Tetap Beautician
Sebagian beautician bekerja sebagai karyawan di salon, klinik kecantikan, atau spa dan mendapatkan gaji tetap setiap bulannya.
Besaran gaji beautician biasanya dipengaruhi oleh beberapa faktor seperti lokasi tempat kerja, pengalaman kerja, sertifikasi, jenis salon atau klinik tempat ia bekerja, dan spesialisasi treatment apa yang dimiliki.
Faktanya, beautician yang bekerja di kota besar atau klinik kecantikan premium biasanya memiliki penghasilan lebih tinggi dibanding salon biasa.
Selain itu, beautician yang memiliki kemampuan khusus seperti facial treatment, hair coloring, nail art, atau eyelash extension juga sering mendapatkan bayaran lebih besar karena kemampuan-kemampuan tersebut memang termasuk kemampuan yang banyak dicari dan susah dipelajari.
2. Penghasilan dari Layanan Kecantikan
Salah satu sumber pendapatan terbesar beautician berasal dari layanan yang mereka kerjakan langsung kepada pelanggan.
Misalnya seperti facial treatment, hair styling, creambath, makeup, nail art, eyelash extension, hair coloring, spa treatment dan lain-lain.
Semakin banyak pelanggan yang datang, biasanya semakin besar juga penghasilan yang bisa diperoleh.
Di beberapa salon atau klinik, beautician juga mendapatkan sistem bagi hasil atau bonus berdasarkan jumlah treatment yang berhasil mereka kerjakan.
Karena itu, kemampuan memberikan pelayanan yang baik sangat mempengaruhi pendapatan seorang beautician.
3. Tips dari Pelanggan
Tips dari pelanggan juga bisa menjadi tambahan penghasilan yang cukup menguntungkan.
Kalau pelanggan merasa puas dengan pelayanan yang diberikan, mereka biasanya tidak ragu memberikan tips sebagai bentuk apresiasi.
Beautician yang ramah, teliti, dan memiliki hasil kerja bagus biasanya lebih mudah mendapatkan pelanggan loyal. Dari sinilah peluang mendapatkan tips tambahan menjadi lebih besar.
Walaupun jumlahnya tidak selalu tetap, tips bisa membantu meningkatkan total pendapatan bulanan seorang beautician.
4. Komisi Penjualan Produk Kecantikan
Beberapa salon atau klinik kecantikan juga memberikan komisi kepada beautician yang berhasil menjual produk kecantikan kepada pelanggan.
Produk yang dijual biasanya seperti skincare, hair care, serum, produk styling rambut, body care, dan tentunya, makeup
Komisi penjualan ini sering menjadi sumber penghasilan tambahan yang cukup besar, terutama jika beautician memiliki kemampuan jangkauan pasar yang lebih luas lagi seperti via marketplace online.
Karena itu, banyak perusahaan kecantikan juga melatih beautician agar mampu memberikan rekomendasi produk sesuai kebutuhan pelanggan.
Diskon Produk dan Treatment
Salah satu keuntungan bekerja di industri kecantikan adalah akses ke berbagai produk dan layanan kecantikan.
Banyak salon atau klinik memberikan diskon skincare, treatment gratis, produk tester, dan potongan harga layanan salon. Benefit-benefit ini tentunya menarik bagi para beautician yang pastinya juga suka merawat diri dan tidak perlu keluar biaya besar untuk mendapatkannya.
Asuransi dan Tunjangan Karyawan
Beautician yang bekerja sebagai karyawan tetap biasanya juga mendapatkan benefit-benefit seperti karyawan swasta pada umumnya. Benefit yang didapatkan antara lain BPJS kesehatan, BPJSTK, cuti tahunan, bonus kerja, dan insentif ketika mencapai target.
Walaupun tidak semua tempat kerja memberikan fasilitas lengkap, benefit seperti ini cukup membantu meningkatkan kesejahteraan karyawan.
Jam Kerja yang Fleksibel
Beberapa beautician memilih profesi ini karena jam kerja yang relatif fleksibel, terutama bagi freelance beautician atau yang membuka jasa sendiri.
Ada yang bekerja berdasarkan appointment pelanggan, ada juga yang mengambil sistem freelance untuk makeup atau treatment tertentu.
Fleksibilitas ini membuat banyak orang tertarik masuk ke industri kecantikan karena bisa lebih mudah mengatur waktu kerja dan kehidupan pribadi.
Penghasilan Beautician Bisa Terus Naik
Jika melihat trend sekarang, karir seorang beautician itu akan bisa terus naik apalagi jika ditunjang dengan banyaknya pengalaman, sertifikasi yang dimiliki, dan pelanggan yang loyal. Semakin majunya karir tentunya akan semakin besar juga penghasilannya.
Karena itu, profesi beautician sekarang ini tidak boleh lagi dipandang sebelah mata.. Industri kecantikan justru menjadi salah satu bidang dengan peluang bisnis dan karier yang terus berkembang.
Akhir Kata
Pendapatan beautician tidak hanya berasal dari gaji tetap, tetapi juga dari layanan kecantikan, tips pelanggan, hingga komisi penjualan produk. Selain itu, profesi ini juga menawarkan berbagai benefit menarik bagi para beautician sendiri.
Dengan skill yang terus berkembang, pelayanan yang baik, dan kemampuan membangun hubungan dengan pelanggan, seorang beautician memiliki peluang besar untuk sukses secara finansial maupun profesional di industri kecantikan.