@2025 Official Blog of Grab Joob
Satu Menit Baca

Banyak orang merasa sudah bekerja keras setiap hari, tapi karirnya jalan di tempat. Ada juga yang bingung kenapa teman kerja lain bisa cepat naik jabatan, sementara dirinya masih stuck di posisi yang sama. Padahal, penyebabnya belum tentu karena kurang pintar atau kurang pengalaman. Bisa jadi, ada kebiasaan buruk di dunia kerja yang tanpa sadar menghambat perkembangan karir.

Kalau kamu ingin karir lebih maju dan peluang promosi makin besar, coba cek apakah masih punya beberapa kebiasaan berikut ini.

1. Terlalu Sering Menunda Pekerjaan

Salah satu kebiasaan yang paling sering bikin karir sulit berkembang adalah suka menunda pekerjaan. Awalnya mungkin merasa masih punya banyak waktu, tapi akhirnya tugas menumpuk dan bikin stres sendiri.

Selain membuat pekerjaan jadi berantakan, kebiasaan menunda pekerjaan juga bisa membuat atasan menilai kamu kurang disiplin dan tidak bisa mengatur waktu dengan baik.

2. Tidak Mau Belajar Skill Baru

Dunia kerja terus berubah setiap hari, bahkan setiap detiknya. Skill yang relevan beberapa tahun lalu belum tentu masih dibutuhkan hari ini.

Kalau tidak mau belajar hal baru, kamu akan semakin tertinggal. Banyak perusahaan sekarang mencari karyawan yang adaptif dan mau berkembang.

Saran sih coba pelajari skill seperti komunikasi, digital marketing, public speaking, data analysis, hingga AI karena sekarang jadi kemampuan yang banyak dicari perusahaan.

3. Sering Datang Terlambat

Kebiasaan datang terlambat terlihat sepele, tapi dampaknya cukup besar di dunia kerja. Datang tidak tepat waktu bisa memberi kesan kalau kamu kurang profesional dan tidak menghargai pekerjaan.

Apalagi kalau dilakukan terus-menerus. Atasan biasanya akan lebih memperhatikan karyawan yang disiplin dan punya komitmen tinggi terhadap pekerjaannya.

4. Mudah Terdistraksi Saat Bekerja

Main media sosial, scrolling TikTok, chatting terus-menerus, atau terlalu sering membuka gadget pribadi saat kerja bisa menurunkan fokus.

Akibatnya pekerjaan jadi lebih lama selesai dan hasil kerja kurang maksimal. Kalau ini terus dilakukan, performa kerja bisa ikut menurun.

5. Suka Mengeluh dan Membawa Energi Negatif

Lingkungan kerja yang penuh drama dan keluhan biasanya membuat suasana jadi tidak nyaman. Orang yang terlalu sering mengeluh juga cenderung dijauhi rekan kerja.

Mengeluh sesekali memang manusiawi, tapi kalau setiap hari hanya fokus pada hal negatif, itu bisa mempengaruhi citra profesionalmu.

6. Tidak Bisa Bekerja Sama dengan Tim

Dunia kerja itu kebanyakan task akan mudah jika dikerjakan bersama-sama. Oleh karena itu, kemampuan teamwork sangatlah penting. Walaupun kamu pintar, akan sulit berkembang kalau tidak bisa bekerja sama dengan orang lain.

Banyak proyek membutuhkan kolaborasi antar divisi dan komunikasi yang baik. Orang yang egois atau merasa paling benar biasanya justru sulit dipercaya dalam tim.

7. Tidak Memiliki Target karir

Bekerja tanpa tujuan yang jelas sering membuat seseorang kehilangan arah. Akibatnya, pekerjaan terasa monoton dan motivasi mudah turun.

Coba pikirkan target karir yang ingin dicapai dalam beberapa tahun ke depan. Misalnya ingin naik jabatan, pindah ke perusahaan impian, atau punya skill tertentu. Tujuan jelas ini akan membuatmu lebih termotivasi lagi.

8. Kurang Menjaga Penampilan Profesional

Penampilan memang bukan segalanya, tapi tetap punya pengaruh di dunia profesional. Berpakaian rapi dan sopan bisa memberikan kesan positif kepada orang lain.

Padahal penampilan yang profesional juga menunjukkan bahwa kamu menghargai pekerjaan dan lingkungan kerja.

9. Tidak Bertanggung Jawab atas Kesalahan

Setiap orang pasti pernah melakukan kesalahan saat bekerja. Namun, cara menghadapi kesalahan itulah yang menentukan profesionalisme seseorang.

Menyalahkan orang lain atau menghindari tanggung jawab justru bisa merusak kepercayaan atasan dan tim. Sebaliknya, orang yang mau mengakui kesalahan dan mencari solusi biasanya lebih dihargai di lingkungan kerja.

10. Jarang Berkomunikasi dengan Baik

Komunikasi adalah salah satu skill penting di dunia kerja. Banyak masalah terjadi hanya karena miskomunikasi. Mulai dari salah memahami tugas, kurang update informasi, sampai konflik dengan rekan kerja sering terjadi karena komunikasi yang buruk.