@2025 Official Blog of Grab Joob
Satu Menit Baca

Kemampuan menjaga komunikasi itu sama pentingnya dengan kemampuan bekerja. Karena banyak pekerjaan yang terbengkalai bahkan sampai hancur karena alasan komunikasi yang kurang baik di internal maupun eksternal.

Banyak orang menganggap beberapa kalimat hanyalah candaan biasa. Padahal, ucapan yang salah bisa membuat rekan kerja merasa tidak nyaman, tersinggung, bahkan memicu konflik berkepanjangan.

Berikut adalah contoh yang jangan sampai kamu ucapkan kepada rekan kerja walau hanya candaan belaka.

1. Mengomentari Kekurangan Fisik

Ini termasuk hal paling sensitif yang sering dianggap sepele. Padahal setiap orang punya perasaannya masing-masing, ada yang mungkin menerima sebagai candaan, ada juga yang terlalu sensitif sehingga membuat sakit hati. Misalnya saja mengomentari berat badan, warna kulit, bentuk tubuh, dan kekurangan fisik lainnya.

Ingat, walau niatnya bercanda, belum tentu orang lain menerima dengan lapang dada. Oleh karena itu, hindarilah hal mengomentari kekurangan fisik seseorang, kecuali kamu siap dengan konsekuensi terburuknya.

2. Menjadikan Kesalahan Rekan Kerja sebagai Candaan

Siapa sih yang nggak pernah melakukan kesalahan di tempat kerja? Pasti semua orang pernah karena manusia diciptakan tidak sempurna. Oleh karena itu, jangan sampai kamu membuat lelucon atau candaan tentang kesalahan rekan kerja dalam bekerja sebagai candaan. Karena bisa saja yang bersangkutan merasa sakit hati dengan apa yang kamu katakan. Bisa jadi juga menurunkan rasa percaya diri yang berakibat langsung ke performa kerja yang menurun.

Coba bayangkan kalau kamu ada di posisi mereka. Pasti rasanya tidak enak kalau kesalahan terlalu sering dijadikan bahan becandaan. Biarkan kesalahan tersebut jadi intropeksi masing-masing untuk kedepannya yang lebih baik.

3. Membicarakan Rekan Kerja di Belakang

Gosip kantor memang sering terjadi, tapi sebaiknya jangan ikut terbiasa membicarakan orang lain di belakang mereka.

Karena cepat atau lambat omongan seperti gosip itu bisa sampai ke telinga orang yang dibicarakan. Kalau gosip tersebut menjatuhkan malah akan membuat hubungan harmonis di dalam tim menjadi pecah dan buruk. Akibatnya, lingkungan kerja jadi terasa tidak nyaman.

Kalau memang ada masalah, lebih baik komunikasikan langsung secara baik-baik daripada membahasnya diam-diam.

4. Menyinggung Masalah Pribadi atau Perselingkuhan

Hal pribadi seperti hubungan rumah tangga atau gosip perselingkuhan bukan sesuatu yang pantas dijadikan bahan obrolan kantor.

Apalagi kalau kamu sebenarnya tidak terlalu dekat dengan orang tersebut.

Selain berisiko menyinggung perasaan, ikut campur urusan pribadi orang lain juga bisa memicu konflik yang tidak perlu.

Fokus saja pada urusan pekerjaan dan jaga profesionalisme.

5. Mengucapkan Kata-Kata Kasar atau Makian

Saat emosi sedang tinggi, memang mudah untuk terpancing berkata kasar. Namun jika kamu berada di lingkungan kerja, ucapan seperti makian, bentakan, bahkan kata-kata merendahkan justru akan merusak situasi. Lebih baik selesaikan dengan tenang dan profesional. Karena setelah ucapan menyakitkan keluar, sulit untuk kembali menariknya.

Kenapa Menjaga Ucapan di Tempat Kerja Itu Penting?

Akhir Kata

Menjaga ucapan kepada rekan kerja bukan berarti harus selalu serius atau kaku. Kamu tetap bisa bercanda dan berinteraksi dengan santai, asalkan tahu batasannya. Sebisa mungkin, bercandalah dengan rekan kerja yang memang sudah kamu tahu sifatnya. Agar kamu tahu batasan-batasan bercanda yang bisa kamu lakukan

Ingat, kata-kata yang terlihat sepele buat kita belum tentu terasa ringan bagi orang lain.