@2025 Official Blog of Grab Joob
Satu Menit Baca

Bandung, 26 Agustus 2026 — JOOB turut hadir dalam acara Pelantikan Pengurus Asosiasi Kuliner dan Restoran (AKAR) Jawa Barat periode 2026–2031 di Bandung. Dalam kesempatan tersebut, JOOB dan AKAR Jabar resmi menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) sebagai langkah awal untuk mendukung kebutuhan para pelaku usaha kuliner melalui akses solusi finansial dan dukungan kesejahteraan karyawan.

Babak Baru AKAR Jabar

Dalam acara tersebut, Arif Maulana, S.Kom. resmi dilantik sebagai Ketua AKAR Jabar periode 2026–2031 bersama jajaran pengurus baru.

Ke depannya, kepengurusan baru AKAR Jabar diharapkan dapat membuka lebih banyak ruang kolaborasi, memperkuat jaringan antar pelaku usaha, serta menghadirkan berbagai program yang relevan dengan kebutuhan industri kuliner yang terus berkembang.

Acara pelantikan turut dihadiri oleh Wakil Gubernur Jawa Barat (Erwan Setiawan) dan Wali Kota Bandung (Muhammad Farhan), bersama para pengusaha serta pelaku industri kuliner dari berbagai wilayah di Jawa Barat.

Kehadiran pemerintah, asosiasi, dan para pelaku usaha dalam satu kesempatan menjadi bagian penting dalam membangun ekosistem industri kuliner Jawa Barat yang semakin kuat.

Kolaborasi JOOB dan AKAR Jabar

Salah satu agenda utama dalam rangkaian acara adalah penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara JOOB dan AKAR Jabar.

Kerja sama tersebut ditandatangani oleh Cindy Wang, Business Development & Sales Manager JOOB, bersama Arif Maulana, Ketua AKAR Jabar.

Kolaborasi ini menjadi langkah awal bagi JOOB dan AKAR Jabar untuk bersama-sama memberikan dukungan yang lebih luas kepada para pelaku usaha kuliner, terutama dalam menghadapi berbagai kebutuhan bisnis sehari-hari.

Bagi pemilik restoran dan bisnis kuliner, tantangan untuk berkembang bukan hanya tentang menghadirkan produk yang menarik bagi pelanggan. Di balik operasional bisnis, terdapat berbagai kebutuhan lain yang tidak kalah penting—mulai dari menjaga arus kas, mendapatkan tambahan modal untuk ekspansi, hingga menjaga kesejahteraan karyawan.

Di sinilah JOOB ingin mengambil peran sebagai partner bagi para pelaku usaha.

Membuka Akses Modal untuk Bisnis yang Ingin Berkembang

Dalam kesempatan tersebut, JOOB memperkenalkan JOOBMODAL, solusi tambahan modal yang dirancang untuk membantu pemilik usaha mendapatkan akses pendanaan secara lebih praktis.

Melalui semangat “Tambah Modal, Tumbuh Lebih Cepat”, JOOBMODAL dapat dimanfaatkan untuk berbagai kebutuhan pengembangan bisnis, seperti menambah peralatan, meningkatkan kapasitas operasional, membuka cabang baru, hingga memenuhi kebutuhan modal kerja.

Proses pengajuannya dibuat sederhana dengan dokumen seperti KTP, rekening koran, dan NIB. Proses pencairan membutuhkan waktu sekitar 7–14 hari kerja dengan pilihan cicilan yang fleksibel, mulai dari harian, dua mingguan, hingga bulanan.

JOOBMODAL juga didukung oleh lembaga finansial berlisensi OJK sehingga proses pendanaan dapat dilakukan secara aman dan transparan.

Karyawan Sejahtera, Bisnis Tetap Berjalan

Selain kebutuhan modal, pengelolaan karyawan menjadi bagian penting dalam menjalankan bisnis restoran.

Karena itu, JOOB turut memperkenalkan Gajiya, layanan Earned Wage Access (EWA) yang memberikan fleksibilitas kepada karyawan untuk mengakses sebagian gaji yang sudah mereka peroleh sebelum tanggal gajian.

Berbeda dengan pinjaman, Gajiya memberikan akses terhadap gaji yang memang sudah menjadi hak karyawan berdasarkan hari kerja yang telah dijalani.

Karyawan dapat mengakses layanan ini melalui aplikasi maupun web dengan biaya administrasi mulai dari Rp35.000 per pengajuan. Sementara bagi perusahaan, Gajiya dapat digunakan tanpa biaya tambahan.

Dengan konsep “Karyawan Sejahtera, Arus Kas Usaha Tetap Aman”, Gajiya membantu perusahaan memberikan benefit finansial tambahan kepada karyawan tanpa harus mengubah sistem pembayaran gaji maupun mengganggu arus kas perusahaan.

Lebih Dekat dengan Para Pelaku Usaha Kuliner

Kehadiran JOOB dalam acara AKAR Jabar tidak berhenti pada penandatanganan kerja sama.

JOOB juga membuka booth khusus yang menjadi ruang bagi para pemilik bisnis dan pelaku industri kuliner untuk berdiskusi langsung dengan tim JOOB.

Mulai dari konsultasi mengenai kebutuhan tambahan modal hingga bagaimana memberikan fasilitas finansial yang lebih baik bagi karyawan, para peserta dapat mengenal lebih jauh berbagai solusi yang tersedia dalam ekosistem JOOB.

Interaksi ini juga memberikan kesempatan bagi JOOB untuk mendengar langsung berbagai tantangan yang dihadapi pemilik bisnis kuliner dalam menjalankan operasional mereka sehari-hari.

Bersama Mendorong Industri Kuliner Jawa Barat untuk Naik Kelas

Industri kuliner tidak hanya berbicara tentang makanan. Di balik setiap restoran terdapat bisnis yang harus terus berkembang, operasional yang harus berjalan, serta karyawan yang menjadi bagian penting di dalamnya.

Karena itu, pertumbuhan industri kuliner membutuhkan ekosistem yang saling mendukung.

Kolaborasi antara JOOB dan AKAR Jabar menjadi salah satu langkah untuk mempertemukan kebutuhan para pelaku usaha dengan solusi yang dapat membantu mereka berkembang.

Melalui kolaborasi ini, JOOB berharap dapat berjalan bersama lebih banyak pengusaha kuliner di Jawa Barat—membantu bisnis mendapatkan akses terhadap solusi finansial, mendukung kesejahteraan karyawan, dan pada akhirnya menciptakan bisnis yang lebih kuat dan berkelanjutan.

Karena ketika bisnis tumbuh dan karyawan semakin sejahtera, seluruh ekosistem di dalamnya dapat tumbuh bersama.