Mengadakan interview online sudah menjadi sebuah proses yang lumrah di berbagai perusahaan ketika mencari karyawan. Dari dulu pun sebetulnya sudah ada, hanya lebih banyak perusahaan menerapkannya ketika covid-19 melanda Indonesia.
Penerapan ini terus berlanjut bahkan hingga pasca pandemi karena ternyata cara ini dianggap lebih praktis, hemat waktu, dan tentu saja memudahkan pelamar dari berbagai lokasi.
Sekilas, interview online terkesan santai karena memang tidak adanya tension tatap muka langsung dengan perekrut, namun faktanya, banyak peserta interview yang gagal karena terlalu santai dan tidak ada persiapan yang matang.
Solusinya, berikut adalah beberapa tips online interview kerja yang dirangkum dari berbagai sumber di internet, baik dari yang lolos maupun tidak lolos ketika melakukan interview online.
1. Pastikan Koneksi Internet Stabil
Dari sebuah sumber (panggil saja Beni), menyatakan bahwa beliau sudah berpenampilan menarik, sudah meriset perusahaan yang akan interview dan secara mental pun sudah siap. Sayangnya, karena posisinya di wilayah padat perkotaan dan koneksi di rumahnya menggunakan sinyal 4G, beliau gagal interview lantaran koneksi yang putus-putus yang membuat perekrut (HRD perusahaan) bingung yang dibicarakan oleh Beni.
Beni meminta keringanan penjadwalan ulang, sayangnya ditolak karena masih banyak kandidat yang harus diwawancara.
Oleh karena itu, pastikan koneksi internet kamu stabil ya ketika akan melakukan wawancara online. Bagusnya pakai koneksi fiber optik agar lebih stabil dan tanpa putus-putus. Jadikan koneksi sinyal 4G itu sebagai cadangan saja jika amit-amitnya koneksi fiber optiknya bermasalah.
2. Pilih Tempat yang Tenang dan Rapi
Lingkungan saat interview juga berpengaruh besar, lho. Usahakan kamu berada di tempat yang minim gangguan suara agar kamu bisa berkonsentrasi dengan interview, punya pencahayaan yang cukup agar aura ketampanan atau kecantikan kamu bisa jadi nilai plus untuk perekrut dan latar belakang yang rapi serta tidak mencolok.
Tempat yang nyaman juga akan membantu kamu lebih fokus saat menjawab pertanyaan. Paling enak sih di cafe yang kondisinya tidak ramai atau punya privasi yang baik.
3. Walaupun Bertatap Muka Online, Penampilan Wajib Rapi dan Profesional
Walaupun dilakukan secara online, bukan berarti kamu bisa tampil seadanya. Justru, penampilan juga wajib sama seperti ketika kamu wawancara offline.
Gunakan pakaian formal atau semi formal yang rapi dan sopan, seperti saat interview langsung. Ini menunjukkan bahwa kamu serius dan menghargai proses rekrutmen. Hati-hati juga terkadang ada peserta wawancara yang malas pakai celana, sehingga atasnya saja terlihat rapi dan formal, sedangkan bawah masih pakai celana boxer.
Ini terjadi pada salah seorang peserta wawancara di sebuah perusahaan rokok besar yang akhirnya harus gugur karena blunder ada tukang paket. Awalnya peserta tersebut membiarkan tukang paket tersebut karena berpikir paketnya akan dilempar saja ke teras. Ternyata tukang paket tersebut terus-terusan memanggil sampai menelepon yang membuat peserta akhirnya harus minta izin untuk mengambil paketnya. Lupa mematikan kamera, peserta yang hanya menggunakan atasan formal dan bawahan celana boxer tersebut berdiri dan lari mengambil paket. Penyesalan pun datang ketika pewawancara
Intinya, jangan malas berpakaian rapi dari atas sampai bawah, walau yang terlihat hanya bagian atas saja.
4. Perhatikan Bahasa Tubuh dan Kontak Mata
Dalam online interview, bahasa tubuh tetap punya peran penting. Hal yang sering dilupakan adalah kontak mata. Banyak orang melihat layar saat berbicara, padahal seharusnya kamu melihat ke arah kamera. Oh iya, pastikan juga tubuh tetap tegap ya agar terlihat profesional.
Kemudian dengan menatap kamera jgua, kamu akan terlihat lebih percaya diri dan terhubung dengan interviewer. Jangan lupa juga untuk tetap tersenyum dan menunjukkan ekspresi antusias.
5. Siapkan “Contekan” Pendukung
Salah satu keuntungan online interview adalah kamu bisa menyiapkan contekan kecil sebagai panduan.
Kamu bisa menulis poin penting tentang diri kamu, pengalaman kerja, dan jawaban untuk pertanyaan umum interview.
Catatan penting! jangan terlalu bergantung pada contekan yang kamu buat itu. Tetap fokus pada komunikasi dan jangan sampai terlihat membaca terus-menerus.
Selain itu, siapkan juga alat tulis untuk mencatat informasi penting dari interviewer.
6. Pahami Alur dan Latihan Sebelum Interview
Agar lebih siap, coba lakukan simulasi atau latihan sebelum hari H. Kamu bisa berlatih menjawab pertanyaan interview yang sering muncul, seperti menceritakan tentang diri kamu, apa kelebihan dan kekurangan kamu, dan kenapa ingin bekerja di perusahaan tersebut.
Lakukan simulasi ini sambil direkam ya, kemudian ambil beberapa kali rekaman untuk kemudian pilih yang paling bagus dan profesional menurut kamu.
7. Online Tepat Waktu atau Lebih Awal
Meskipun online, tetap penting untuk hadir tepat waktu. Bahkan, lebih baik kamu sudah siap 10–15 menit sebelum interview dimulai.
Lakukan cek perangkat, cek koneksi, cek kesiapan diri, dan cek juga antisipasi kendala teknis yang mungkin nanti terjadi. Tidak ada salahnya sedia payung sebelum hujan.
Kesan pertama itu penting, dan datang tepat waktu menunjukkan profesionalisme kamu.
Akhir Kata
Walaupun terlihat fleksibel, interview online tetap membutuhkan persiapan yang serius. Mulai dari koneksi internet, tempat, penampilan, hingga cara komunikasi, semuanya harus diperhatikan.
Dengan mengikuti tips online interview kerja di atas yang dirangkum dari berbagai pengalaman para pencari kerja, peluang kamu untuk lolos dan diterima kerja di perusahaan akan semakin meningkat.
So, please jangan anggap remeh interview online. Walau tidak ketemu langsung, tetap proses tersebut menentukan masa depan kamu.